728x90 Ad Space

Search Engine

Sign Up To The Free Email Newsletter!

Want to get notified whenever we produce the latest content ? Then subscribe now to start receiving hot updates from today.

Showing posts with label Education. Show all posts
Showing posts with label Education. Show all posts

Friday, 13 March 2015

Operator Dalam Pemrograman Delphi

The Bigger - Education


       Bagi Orang-orang awam saat mendengar kata operator pasti mengarah pada penjual pulsa atau kartu perdana di outlet terdekat, namun bagi yang sudah terbiasa dengan pemrograman pasti melihat dengan sudut pandang yang berbeda tidak terkecuali bagi pemula. Tapi kebanyakan dari kita yang pemula sangat sulit membedakan macam-macam dari operator karena itu tidak terlalu dipikirkan. Kali ini saya akan memperjelas bagian-bagian dari operator.

Operator

1. Operator Assignment (Penugasan)
                Assignment atau operator penugasan dituliskan dengan bentuk “:=
Contoh :   
Barang := 500;
Jumlah := 20;
Total := Barang * Jumlah;

2. Operator Aritmethika
               Operator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi aritmatika.

Operator
Operasi
Tipe Operand
Tipe Hasil
+
Penjumlahan
Integer, Real
Integer, Real
-
Pengurangan
Integer, Real
Integer, Real
*
Perkalian
Integer, Real
Integer, Real
/
Pembagian
Integer, Real
Real
DIV
Pembagian Integer
Integer
Integer
MOD
Sisa
Integer


3. Operator Logika
              Operator logika digunakan untuk mengekspresikan suatu satu atau lebih data atau ekspresi logika (Boolean), menghasilkan data logika (boolean) baru.

Operator
Operasi
Tipe Operand
Tipe Hasil
not
Negasi
Integer
Integer
and
Konjungsi
Integer
Integer
or
Disjungsi
Integer
Integer
xor
Disjungsi Eksklusif
Integer
Integer
shl
Shift Left
Integer
Integer
shr
Shift Right
Integer
Integer
4. Operator Relasional
Operotor relasi berfungsi untuk membandingkan suatu nilai (ekspresi) dengan nilai (ekspresi) lain yang akan menghasilkan suatu nilai logika (Boolean) yaitu True atau False.

Operator
Operasi
Tipe Operand
Tipe Hasil
=
Persamaan
Simpel, class, class reference, interface, string, packed string
Boolean
<> 
Pertidaksamaan
Simpel, class, class reference, interface, string, packed string
Boolean
< 
Kurang dari
Simpel, string, packed string, PChar
Boolean
> 
Lebih dari
Simpel, string, packed string, PChar
Boolean
<=
Kurang dari atau sama dengan
Simpel, string, packed string, PChar
Boolean
>=
Lebih dari atau sama dengan
Simpel, string, packed string, PChar
Boolean
5. Operator String
Operator String fungsinya untuk menggabungkan dua data string. Operator setring dilambangkan dengan bentuk “ + ”.  Contoh : a:='Pelajaran'
          b:='Menggambar'
          c:=a+b
          Maka c 'Pelajaran menggambar'


Demikian lah pembagian operator, bagi yang menyimak pasti sudah jelas pembagian operatornya, jangan hanya diingat sekarang tapi sampai ilmunya diperlukan masih tetap ingat. Yang terpenting darii semuanya jangan lupa komentarnya yaaa :) 



Pengkapsulan, Pewarisan, Polimorfisme, dan Eksepsi pada Pemograman Delphi

The Bigger - Education


           Dari Judulnya saja sudah membuat tidak semangat. Memang kedengaran aneh, tapi jangan salah sangka, judul memang aneh tapi luangkan waktu anda untuk membaca sebentar karena tidak perlu waktu lama anda pasti akan memahami postingan saya kali ini dikarenakan saya membuat dengan contoh yang mudah untuk dimengerti. oke langsung saja.

1. Pengkapsulan (Encapsulation)
           konsep penggabungan data dengan operator atau juga disebut dengan penyembunyian informasi.
Contoh: Kita tidak harus mengetahui sesuatu itu bekerja dengan proses tertentu yang perlu kita ketahui adalah bagaiamana cara kita melakukan tindakan agar sesuatu itu melakukan proses yang tidak kita ketahui.

2. Pewarisan (Inheritance)
           Sebuah object yang dapat diturunkan menjadi object yang baru dengan tidak menghilangkan sifat asli dari object tersebut.
Contoh: Mencantumkan event onclick disetiap tombol tanpa harus mengubah bentuk atau hal lain dari tombol tersebut.

3. Polimorfisme (Polymorphism)
           Object yang diturunkan dari kelas yang sama disamping punya bentuk
yang sama tetapi dalam implementasinya mempunyai fungsi yang
berbeda-beda.
Contoh : Banyak tombol yang memiliki bentuk sama namun memuliki fungsi yang berbeda contoh tombol YES atau NO.

D. Eksepsi
           Eksepsi merupakan sebuah mekanisme untuk mengatasi kesalahan sewaktu
program di eksekusi.
Contoh : Penggunaan ekspresi Try ..... Except.

try
pernyataan_1;
except
pernyataan_2;
end;


          Sekian ilmu saya yang bisa dibagi, jangan lupa membaca postingan saya yang lainnya tentang bahasa pemrograman delphi serta jangan lupa untuk komentarnya yaaaa :)


Konstruktor dan Destruktor pada Pemrograman Delphi

The Bigger - Education



       Postingan saya yang selanjutnya tentang pemrogrman delpi adalah Konstruktor dan Destruktor. Mungkin dari namanya kedua hal ini sangat asing karena bagi pemula kedua kata ini jarang dipakai untuk bahasa pemrograman yang sudah dipelajari sebelumnya seperti pascal. Tapi tidak menutup kemungkinan kedua hal ini akan sering digunakan dalam bahasa pemrograman lanjutan lainnya seperti Java dkk. Jadi tujuan postingan saya kali ini adalah untuk membagikan contoh dari Konstruktor dan Destruktor agar mempermudah dalam pemahaman.

KONSTRUKTOR
       Konstruktor adalah fungsi khusus anggota kelas yang otomatis dijalankan pada saat penciptaan objek. Konstruktor ditandai dengan namanya, yaitu sama dengan nama kelas. Konstruktor tidak mempunyai tipe hasil. Biasanya konstruktor dipakai untuk inisialisasi anggota data dan melakukan operasi lain seperti membuka file dan melakukan alokasi memori secara dinamis. Meskipun konstruktor tidak harus ada dalam kelas, tetapi jika diperlukan konstruktor dapat lebih dari satu.

Contoh penulisan konstruktor :
#include
class jumlah
{
   public:
    int jumlah1;
      int jumlah2;
      ~jumlah();
}; 
jumlah objek1,objek2;
void main()
{
   cout<<”Didalam main() \n”;
   cout<<”objek1.jumlah1 adalah “<<
   cout<<”objek1.jumlah2 adalah “<<
   cout<<”objek2.jumlah1 adalah “<<
   cout<<”objek2.jumlah2 adalah “<<
} 
jumlah::~jumlah()
{
   cout<<”Didalam jumlah() \n”;
} 


DESTRUKTOR
       Destruktor adalah pasangan konstruktor. Pada saat program membuat objek maka secara otomatis kontruktor akan dijalankan, yang biasanya dimaksudkan untuk memberi nilai awal variable private.

Contoh  penulisan dalam Destruktor :
#include
Class Tpersegi
{
   int *lebar, *panjang;
   public:
      Tpersegi (int, int);
      ~Tpersegi();
      int Luas() {return (*lebar * *panjang);}
};
Tpersegi::Tpersegi(int a, int b)
{
   lebar=new int;
   panjang=new int;
   *lebar = a;
   *panjang = b;
}
Tpersegi::~Tpersegi()
{
   delete lebar;
   delete panjang;
}
int main()
{
   Tpersegi pers(3,4), persg(5,6);
   cout<<”Luas pers= “<<
   cout<<”Luas persg = “<<
   return 0;
}

       Cuma Ini yang dapat saya bagi, semoga bermanfaat dan anda semua dimudahkan dalam pemahamannya. Jangan lupa bagi pembaca untuk mencantumkan komentarnya yaaa :)

Kelas dan Objek Dalam Pemrograman Delphi

The Bigger - Education



       Bagi yang pernah mempelajari bahasa pemrograman khususnya delphi pasti anda pernah mendengar tentang kelas dan objek. Tapi tidak banyak dari anda yang mengetahui apa itu kelas dan objek dalam delphi terlebih bagi yang pemula, maka dari pada itu saya akan membagikan apa itu kelas dan apa itu objek. Tanpa basa basi ayo kita simak bersama.


       Sebuah kelas, atau type kelas, menggambarkan sebuah struktur yang terdiri atas field, method dan property, hasil jadi sebuah kelas disebut objek. field,method,dan property dari sebuah kelas di sebut komponen member.
"kelas adalah cetakan bagi objek" (Abdul Kadir: Dasar Pemrograman Perl)

       Sebuah variabel kelas sejatinya adalah variabel pointer yang mengacu kepada objek.oleh karenanya beberapa variabel bisa mengacu pada objek yang sama. Seperti variabel pointer umumnya variabel tipe kelas dapat mengandung nilai nil,namun ketika penulisan kita tidak memperlakukan variabel kelas ini sebagai mana kita mengacu pada sebuah variabel pointer.
Contoh : sebuahkelas.ukuran:=100; dimana bila variabel pointer akan dibubuhkan tanda “^”  untuk mengacu variabelnya seperti  sebuahkelas^.ukuran:=100; namun hal ini tidak bisa dilakukan.

  

       Sebuah tipe kelas  harus dideklarasikan terlebih dahulu dan diberi nama sebelum di kenali,kita tidak bisa mendefinisikan sebuah kelas didalam deklarasi variabel,pendeklarasian kelas hanya pada bagian terluar dari program atau unit bukan pada bagian procedur atau function.
Kita dapat menuliskan deklarasi sebuah kelas seperti ini:

Type
Namakelas=class (ancestorClass)
//Daftar member
End;

Dimana nama dari kelas adalah valid identifier(lihat aturan identifier dalam elemen sintak). (ancestor class) bersifat opsional ancestor di isi parent kelas yang sudah ada(telah dideklarasikan), daftar member berisi field,method, dan properti dari kelas tersebut.jika kita mengosongkan (ancestor class) maka kelas yang baru akan mewarisi kelas Tobject.tapi jika klita mengisinya dan tidak mengisi memberlist kita tidak perlu membubuhkan kata End diakhir deklarasi.

       Method yang di bubuhkan didalam deklarasi sebuah kelas hanya heading dari sebuah fungsi atau prosedur tanpa body. Gambaran body ditempatkan pada bagian lain dari program.
Mari kita lihat contoh berikut sebuah contoh deklarasi TMemoryStream sebuah kelas dari unit classes.

       Sekian postingan saya kali ini, untuk lebih lanjutnya silahkan tunggu postingan saya yang berikutnya tentang pemrograman delphi, dan yang lebih penting jangan lupa komentarnya yaaaa :)